BANYUMAS — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto berkolaborasi dengan komunitas Railway Runners Trail menggelar program KAI Mengajar di SD Negeri Kalipagu, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang diikuti 48 siswa tersebut mengenalkan dunia perkeretaapian sekaligus memberikan edukasi keselamatan sejak dini.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan program KAI Mengajar merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, mengenai perkeretaapian dan pentingnya keselamatan.
“Melalui KAI Mengajar, kami ingin mengenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap mereka tidak hanya mengenal berbagai profesi di lingkungan KAI, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keselamatan, mematuhi aturan di perlintasan sebidang, serta tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel,” ujar As’ad.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan sejumlah profesi di lingkungan KAI, mulai dari masinis, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), hingga petugas layanan pelanggan atau frontliner. Pengenalan ini memberikan gambaran mengenai tugas masing-masing profesi dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan pelayanan kepada pelanggan.
Edukasi juga dilakukan secara interaktif melalui materi tentang pengetahuan dasar perkeretaapian dan tata tertib saat melintasi perlintasan sebidang. Para siswa diingatkan untuk tidak bermain atau berkumpul di sekitar jalur rel serta menghindari tindakan vandalisme terhadap sarana dan prasarana kereta api.
Selain keselamatan perjalanan, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan hutan di sekitar tempat tinggal mereka.
Kepala SD Negeri Kalipagu, Edy Santoso, menyampaikan apresiasi kepada KAI atas penyelenggaraan program tersebut. Ia berharap kegiatan KAI Mengajar dapat menambah pengetahuan siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berkesan.
Melalui program ini, KAI Daop 5 Purwokerto berupaya memperkenalkan dunia perkeretaapian kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan lingkungan sekitar.