Rutan Banyumas Lakukan Pendataan WBP untuk Mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan PKBM

BANYUMAS –  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas melakukan pendataan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan mengikuti program pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Kamis (24/9/2026). Pendataan tersebut mencakup calon peserta pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.

Kegiatan pendataan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan hak WBP untuk memperoleh layanan pendidikan selama menjalani masa pembinaan di Rutan. Melalui program pendidikan kesetaraan, WBP diberikan kesempatan untuk melanjutkan atau menyelesaikan pendidikan sesuai dengan jenjang yang dibutuhkan.

Dalam proses pendataan, petugas mengidentifikasi latar belakang dan jenjang pendidikan WBP untuk menentukan kesesuaian program yang akan diikuti. Paket A diperuntukkan bagi pendidikan setara sekolah dasar (SD), Paket B setara sekolah menengah pertama (SMP), sedangkan Paket C setara sekolah menengah atas (SMA).

Pendataan ini juga menjadi tahap awal dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran melalui PKBM. Data yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar untuk mengelompokkan peserta dan menyusun kebutuhan pembelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing WBP.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menyampaikan bahwa pendataan peserta merupakan langkah penting untuk memastikan program pendidikan diberikan sesuai dengan kebutuhan WBP.

“Pendataan ini menjadi langkah awal untuk memastikan WBP memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan sesuai dengan jenjang dan kebutuhan masing-masing. Kami berharap program pendidikan melalui PKBM dapat memberikan manfaat bagi WBP serta menjadi bekal untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujar Anggi.

Sementara itu, salah satu WBP berinisial PB yang mengikuti proses pendataan menyambut baik kesempatan untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan melalui PKBM.

“Saya senang bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan selama berada di Rutan. Semoga melalui program ini saya bisa menambah pengetahuan dan mendapatkan ijazah yang nantinya dapat menjadi bekal untuk melanjutkan kehidupan setelah selesai menjalani masa pembinaan,” ujar PB.

Melalui pendataan tersebut, Rutan Banyumas terus mendorong pelaksanaan program pembinaan yang mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan WBP. Program pendidikan kesetaraan diharapkan dapat membuka kesempatan bagi WBP untuk memperoleh pendidikan sekaligus mendukung proses reintegrasi mereka ke masyarakat.