KEDUNGBANTENG – Sebanyak delapan pondok pesantren mengikuti lomba mini soccer yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kedungbanteng untuk memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan tersebut dibuka pada Ahad (18/10/2026) di Lapangan Kedungbanteng, Banyumas.
Para santri dari delapan pondok pesantren menurunkan tim terbaik untuk bertanding dalam suasana kompetitif dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang olahraga, lomba ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antarsantri dan antarpondok pesantren.
Ketua Panitia HSN MWC NU Kedungbanteng, Lubab Habiburrohman, menyampaikan bahwa lomba mini soccer merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri tahun ini. Ia berharap pertandingan tersebut dapat menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan santri terhadap olahraga tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah.
“Kami berharap lomba ini menjadi wadah menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan santri terhadap olahraga, tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh pondok pesantren, panitia, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Pembukaan lomba dilakukan oleh Ketua MWC NU Kedungbanteng, H. Wuryanto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme peserta dan kerja keras panitia. Menurutnya, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam menjaga agama, bangsa, dan negara.
“Santri hari ini harus kuat lahir dan batin. Lewat olahraga, kita belajar disiplin, menghargai lawan, dan menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada,” tutur H. Wuryanto.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pertandingan sebagai sarana mempererat ukhuwah, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
Seusai pembukaan, pertandingan langsung berlangsung dengan antusiasme para pemain dan dukungan dari pengasuh pesantren, ustaz, serta masyarakat sekitar. Pada laga pembuka, tim Nurul Jabbal Kalisalak menghadapi Raudlatul Ulum Karangsalam. Pertandingan berakhir imbang sehingga pemenang ditentukan melalui adu penalti, yang dimenangkan oleh tim Nurul Jabbal.
Panitia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga babak final. Lomba ini diharapkan menjadi bagian dari peringatan Hari Santri yang memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan di kalangan santri serta masyarakat Kedungbanteng.