PURWOKERTO – Turnamen Mini Soccer Fun Cup 2026 yang digelar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumas dan Cilacap memasuki babak final. Ajang olahraga yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, kekompakan, dan soliditas kader PKS di wilayah daerah pemilihan Jawa Tengah VIII.
Babak final mempertemukan tim dari Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap untuk memperebutkan gelar juara. Selain mengejar prestasi, turnamen ini membawa pesan bahwa politik dapat dibangun melalui kegiatan positif, menyenangkan, dan menyehatkan.
Inisiator turnamen, Yanuar Arif Wibowo, Sabtu ( 17/10/2926) menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut hingga mencapai babak final.
Menurut Yanuar, Mini Soccer Fun Cup merupakan agenda tahunan yang diharapkan terus berkembang dan menjadi sarana memperkuat hubungan antarkader PKS, khususnya di Banyumas dan Cilacap.
“Lebih dari sekadar menang, persatuan dan kerukunan di antara kita harus terus dijaga. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa bersama PKS, politik bisa lebih asyik, lebih ringan, dan juga menyehatkan,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut dapat terus diselenggarakan dengan konsep yang semakin menarik, sehingga seluruh DPC PKS di Banyumas dan Cilacap semakin solid dalam menjalankan kegiatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Yanuar juga mengingatkan seluruh pemain agar menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, semangat kebersamaan harus tetap menjadi tujuan utama, apa pun hasil akhir pertandingan.
Abdul Kharis Almasyhari Tambah Bonus untuk Seluruh Juara
Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si., turut mengapresiasi penyelenggaraan Mini Soccer Fun Cup 2026. Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun ukhuwah atau persaudaraan di antara kader dan pengurus partai.
Dalam sambutannya, Abdul Haris menegaskan bahwa pertandingan olahraga tidak semestinya hanya berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana mempererat hubungan dan menjaga persatuan.
“Di PKS, kita selalu mengusung dan mengedepankan persatuan serta ukhuwah dalam pertandingan olahraga. Jangan sampai kemenangan menjadi satu-satunya tujuan, sehingga ketika tidak menang justru menimbulkan kekecewaan. Yang lebih penting adalah persatuan dan persaudaraan kita tetap terjalin,” katanya.
Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh tim yang berhasil mencapai babak final, baik dari Banyumas maupun Cilacap. Menurutnya, keberhasilan melaju ke babak penentuan merupakan hasil perjuangan dan kerja sama tim yang patut diapresiasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat para peserta, Abdul Haris memberikan tambahan bonus sebesar Rp1 juta untuk setiap tim yang menempati posisi juara pertama hingga keempat.
Tambahan tersebut diberikan secara merata tanpa membedakan peringkat. Dengan demikian, seluruh tim yang masuk empat besar mendapatkan apresiasi tambahan atas perjuangan mereka selama mengikuti turnamen.
Abdul Haris berharap turnamen tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dan menjadi agenda yang memperkuat hubungan antarpengurus serta kader PKS di wilayah Banyumas dan Cilacap.
Ia juga mengapresiasi Yanuar Arif Wibowo sebagai inisiator yang telah mendorong keberlanjutan turnamen hingga memasuki penyelenggaraan tahun kedua.
Hadiah dan Semangat Kompetisi Sehat
Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan hadiah bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan perjuangan setiap tim.
Hadiah yang disampaikan dalam sambutan panitia meliputi Rp5 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, Rp2 juta untuk juara ketiga, dan Rp1 juta untuk juara keempat. Sementara itu, pemain yang meraih predikat top skor mendapatkan hadiah Rp500 ribu.
Tambahan bonus dari Abdul Haris menjadi bentuk apresiasi tersendiri bagi tim yang berhasil menembus empat besar.
Besarnya hadiah diharapkan menambah motivasi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, panitia dan para tokoh PKS yang hadir tetap menekankan pentingnya menjunjung sportivitas, menghormati lawan, serta menjaga suasana pertandingan agar berlangsung dengan penuh keakraban.
Memperkuat Soliditas Menuju Pemilu 2029
Mini Soccer Fun Cup 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kebersamaan di antara struktur PKS di Kabupaten Banyumas dan Cilacap.
Melalui kegiatan olahraga, interaksi antarkader diharapkan tidak hanya berlangsung dalam forum organisasi atau kegiatan politik formal, tetapi juga melalui aktivitas yang dekat dengan masyarakat dan mendorong pola hidup sehat.
Yanuar Arif Wibowo berharap kompetisi berikutnya dapat diselenggarakan dengan format yang lebih menarik dan melibatkan lebih banyak peserta dari DPC PKS di kedua kabupaten tersebut.
Soliditas organisasi, menurutnya, perlu terus dipupuk melalui kegiatan yang mampu menyatukan berbagai elemen partai.
Sementara itu, Abdul Haris menekankan bahwa persaudaraan harus tetap menjadi fondasi dalam setiap kegiatan. Dengan demikian, kompetisi tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan sarana untuk membangun kebersamaan dan memperkuat kerja sama.
Penyelenggaraan tahun kedua Mini Soccer Fun Cup ini diharapkan menjadi awal bagi kegiatan serupa yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Melalui turnamen tersebut, PKS Banyumas dan Cilacap ingin menunjukkan bahwa membangun kebersamaan dapat dilakukan dengan beragam cara, termasuk melalui olahraga.
Semangat menang tetap diperlukan, tetapi menjaga persaudaraan dan kekompakan menjadi nilai yang tidak kalah penting dalam perjalanan organisasi menuju Pemilu 2029.