AREBI Jateng Kukuhkan DPC Banyumas, Lieptiono Gunawan Terpilih Jadi Ketua

PURWOKERTO – Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) resmi membentuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Banyumas melalui Musyawarah Cabang (Muscab) pertama yang digelar di Table Nine, Purwokerto, Senin (19/10/2026). Dalam musyawarah tersebut, Lieptiono Gunawan terpilih sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2029.

Ketua DPD AREBI Jawa Tengah, Wiliam Nugroho, mengatakan pembentukan DPC Banyumas menjadi langkah untuk memperkuat jaringan broker properti sekaligus mendorong perkembangan industri real estat di Banyumas dan sekitarnya.

“Kehadiran DPC AREBI Banyumas merupakan bentuk keseriusan kami untuk mempererat hubungan antarbroker properti sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar mendapatkan hak-haknya atas hunian atau properti secara maksimal,” ujar Wiliam.

Selain musyawarah dan pengukuhan kepengurusan, AREBI Banyumas menggelar seminar bertajuk “Broker Properti Naik Kelas” dengan menghadirkan Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) AREBI Pusat, Gene W. Widjaja, sebagai narasumber utama.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas konsultan properti, tenaga pemasaran dari tujuh kantor agen terdaftar, serta perwakilan pengurus AREBI dari Semarang, Solo, Jakarta, dan wilayah eks-Keresidenan Banyumas, termasuk Cilacap dan Purbalingga.

Wiliam menjelaskan, konsep “naik kelas” menekankan peningkatan kualitas layanan melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi profesi. AREBI menyediakan kurikulum pelatihan, mulai dari Level 6 untuk agen properti hingga Level 7 untuk manajemen broker.

Melalui program tersebut, broker dibekali kemampuan analisis pasar, termasuk Comparative Market Analysis (CMA) dan analisis SWOT. Standarisasi kompetensi ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme broker serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan agen properti.

“Dengan sertifikasi ini, profesi broker properti akan semakin terpandang dan tepercaya karena dibekali kompetensi mendalam dalam melayani masyarakat,” tambah Wiliam.

Sementara itu, Ketua DPC AREBI Banyumas terpilih, Lieptiono Gunawan, menyatakan komitmennya untuk menyatukan visi para pelaku usaha agen properti di Banyumas. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah untuk membangun iklim bisnis yang sehat, harmonis, dan transparan.

“Tujuan utama kami adalah membangun wadah bersama agar seluruh agen properti memiliki standar yang seragam. Dengan begitu, kita bisa meminimalkan praktik persaingan tidak sehat atau permainan harga dari pihak-pihak yang kerap merugikan broker,” ungkap Gunawan.

Saat ini, DPC AREBI Banyumas menaungi tujuh kantor agen properti terdaftar. Organisasi tersebut menargetkan penambahan tiga hingga empat kantor agen tradisional untuk bergabung dan menerapkan standar profesional AREBI dalam waktu dekat.

Pembentukan DPC AREBI Banyumas diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antaragen, mendorong peningkatan kompetensi broker, serta mendukung perlindungan konsumen dalam transaksi properti di wilayah Banyumas dan sekitarnya.