PURWOKERTO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) Kabupaten Banyumas, Lieptiono Gunawan, berkomitmen merangkul seluruh agen properti untuk membangun iklim bisnis yang profesional, harmonis, dan transparan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan seminar dan konsolidasi anggota di Table Nine Restaurant, Purwokerto, Senin (19/10/2026). Gunawan yang menjabat untuk periode 2026–2029 menilai, sinergi antarkantor agen diperlukan agar pelaku usaha dapat berkembang tanpa persaingan yang saling merugikan.
“Harapan kita adalah menjalin satu komunitas bagi kantor-kantor agen di Banyumas untuk bisa bergandengan tangan dan memiliki keharmonisan. Dengan begitu, perjalanan bisnis broker properti di Banyumas akan jauh lebih baik,” ujar Gunawan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah persaingan tidak sehat di antara broker properti, termasuk terkait besaran komisi. Menurut Gunawan, belum adanya wadah bersama membuat agen rentan menghadapi situasi ketika klien membandingkan atau memperhadapkan satu agen dengan agen lainnya.
“Selama ini komisi sering naik-turun dan kita rentan dipermainkan oleh kompetitor maupun klien yang sering mengadu domba karena kita belum punya suara yang sama. Kehadiran AREBI di Banyumas hadir untuk menyatukan suara dari seluruh broker properti yang terdaftar,” tegasnya.
Melalui DPC AREBI Banyumas, para pelaku usaha diharapkan memiliki wadah koordinasi untuk memperkuat profesionalisme dan menyelaraskan standar layanan. Dengan demikian, persaingan bisnis dapat berlangsung secara lebih sehat dan kepentingan konsumen tetap diperhatikan.
Saat ini, DPC AREBI Banyumas menaungi tujuh kantor agen properti terdaftar. Pengurus menargetkan tiga hingga empat kantor agen yang masih beroperasi secara tradisional dapat bergabung menjadi anggota resmi.
“Saat ini ada tujuh kantor agen yang terdaftar di AREBI Banyumas. Target kita, ada sekitar tiga sampai empat kantor agen tradisional yang akan bergabung menjadi anggota resmi,” tambah Gunawan.
Kegiatan seminar dan silaturahmi tersebut diikuti hampir 70 peserta, terdiri atas tenaga pemasaran dan konsultan properti dari kantor agen terdaftar. Sejumlah perwakilan DPD dan DPC AREBI dari Semarang, Solo, Jakarta, serta wilayah eks-Keresidenan Banyumas, termasuk Cilacap dan Purbalingga, turut hadir.
DPC AREBI Banyumas berharap perluasan keanggotaan dan penguatan koordinasi dapat mendorong peningkatan standar layanan broker properti. Upaya tersebut juga diharapkan membantu masyarakat memperoleh layanan yang lebih profesional dan transparan saat melakukan transaksi properti.