Bupati Sadewo Serahkan 34 Alsintan, Dorong Swasembada Lokal dan Modernisasi Pertanian Banyumas

BANYUMAS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan. Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyerahkan 34 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian RI kepada kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), Jumat (23/1/2026).

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari implementasi Trilas Program Banyumas, khususnya pilar “Mewujudkan Swasembada Lokal Menuju Kesejahteraan Petani”. Sadewo menyebut, bantuan itu merupakan hasil sinergi pemerintah daerah dan legislatif, termasuk bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Shinta Laila serta Wakil Ketua II DPRD Banyumas, Muhammad Erlangga Adi Nugraha.

“Bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional,” ujar Sadewo dalam sambutannya.

Ia menegaskan, keberadaan alsintan tidak hanya berkaitan dengan target swasembada pangan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan bahan pangan berkelanjutan, terutama untuk mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut membuka peluang besar bagi petani lokal untuk terlibat langsung dalam rantai pasok pangan.

Sadewo juga mengingatkan bahwa tantangan sektor pertanian ke depan semakin kompleks. Perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja, serta tuntutan peningkatan produktivitas dan efisiensi menuntut percepatan modernisasi.

“Oleh karena itu, kehadiran alat dan mesin pertanian ini diharapkan mampu mempercepat proses olah tanah, tanam, dan pengelolaan lahan, sehingga target luas tambah tanam tahun 2026 dapat tercapai secara optimal,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada Dinas Pertanian Banyumas untuk terus melakukan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan agar bantuan tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

“Gunakan sesuai peruntukannya, rawat secara berkala, dan kelola secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Banyumas, Arif Sukmo Buwono, merinci jenis alsintan yang diserahkan. Dari total 34 unit, terdiri atas 9 drone pemupukan, 8 traktor crawler, 4 traktor roda empat, dan 13 traktor roda dua.

“Kami berharap seluruh penerima dapat memaksimalkan pemanfaatan alat ini dan merawatnya dengan baik,” tegas Arif.

Ia menambahkan, selain mendorong peningkatan produksi, bantuan alsintan juga diharapkan memperkuat kemandirian petani. Untuk itu, pihaknya terus mendorong pembentukan dan penguatan UPJA agar mampu melayani kebutuhan petani secara cepat dan profesional.

“Ke depan, UPJA diharapkan menjadi motor layanan mekanisasi pertanian yang mandiri di tingkat lokal,” pungkasnya.

 

Ni Pembayun