PURWOKERTO, purwokerto.info – Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memasuki babak baru penguatan akademik dengan dilantiknya pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) sebagai fakultas mandiri. Momentum tersebut ditandai dengan pengukuhan Prof. Dr. Kholid Mawardi sebagai Dekan Fakultas Saintek dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan di Hall Perpustakaan UIN Saizu, Selasa (27/1/2026).
Pelantikan jajaran dekanat Fakultas Saintek merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 44 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Regulasi tersebut menjadi dasar penataan ulang struktur kelembagaan UIN Saizu, termasuk pemisahan rumpun Sains dan Teknologi yang sebelumnya berada di bawah Fakultas Dakwah dan Saintek.
Dalam struktur kepemimpinan awal ini, Prof. Kholid Mawardi didampingi Dr. Fajar Hardoyono sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, serta Dr. Warto sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan. Selain itu, jabatan Kepala Laboratorium Fakultas Saintek diamanahkan kepada Iif Alfiatul Mukaromah.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menyampaikan bahwa pembentukan kepemimpinan Fakultas Saintek merupakan langkah strategis dalam menyiapkan arah pengembangan kampus ke depan. “Fakultas Saintek memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pengembangan sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Menurut Rektor, struktur kepemimpinan Fakultas Saintek saat ini disesuaikan dengan tahapan pengembangan organisasi dan kebutuhan kelembagaan. Ia menegaskan bahwa penataan tersebut merupakan bagian dari adaptasi institusi terhadap regulasi baru, sekaligus fondasi awal untuk penguatan tata kelola fakultas.
Sementara itu, Dekan Fakultas Saintek UIN Saizu, Prof. Kholid Mawardi, menegaskan komitmennya untuk membangun Fakultas Saintek sebagai ruang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan etika keislaman. “Fakultas Saintek akan kami arahkan menjadi pusat pengembangan akademik dan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global,” katanya.
Saat ini, Fakultas Saintek UIN Saizu menaungi empat program studi, yakni Informatika, Ilmu Lingkungan, Arsitektur, serta Perpustakaan dan Sains Informasi. Keempatnya dinilai memiliki daya saing tinggi serta peluang besar dalam penguatan riset dan inovasi berbasis keilmuan interdisipliner.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, UIN Saizu optimistis Fakultas Saintek mampu tumbuh secara progresif dan menjadi salah satu pilar penguatan internasionalisasi kampus. Fakultas ini diharapkan berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi UIN Saizu sebagai Kampus Desa Mendunia yang unggul dan berdaya saing global.
