Mediasi Linmas dan Warga Berakhir Damai

WANGON, BANYUMAS – Upaya mediasi atas perseteruan antara anggota Linmas Desa Klapagading, Sukatno, dengan warga Desa Bantar, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, terus berlanjut. Insiden yang sempat berujung benturan fisik itu kini mendapat perhatian serius dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) demi mencegah konflik meluas dan menjaga keamanan wilayah.

Camat Wangon bersama Kapolsek dan Danramil Wangon turun langsung memfasilitasi dialog yang digelar di Balai Desa Bantar, Jatilawang, Senin siang (2/2/2026). Namun, dalam pertemuan tersebut, mediasi baru mempertemukan Pemerintah Desa Klapagading yang diwakili Kepala Desa Kuntadi dengan Pemerintah Desa Bantar yang dipimpin Kepala Desa Muridin. Pihak keluarga korban dan terduga pelaku belum dipertemukan secara langsung.

Sekretaris Desa Bantar, Saptono, menegaskan bahwa seluruh pihak yang hadir sepakat mengedepankan perdamaian.

“Alhamdulillah, hari ini di Kantor Kepala Desa Bantar sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Pertemuan dihadiri Forkopimcam Wangon dan Jatilawang, Kepala Desa Klapagading Wetan serta Kepala Desa Bantar. Semua sepakat untuk perdamaian,” ujar Saptono.

Menurutnya, kesepakatan tersebut rencananya akan diformalkan di Polsek Jatilawang. Namun, sebelum proses formal dilakukan, keluarga korban mengajukan satu permintaan utama, yakni tujuh orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut datang langsung ke rumah korban untuk menyampaikan permintaan maaf.

“Permintaan keluarga korban hanya satu, tujuh orang itu datang langsung ke rumah korban untuk minta maaf. Insya Allah hari ini bisa selesai karena semua pihak sudah berkomitmen,” jelasnya.

Saptono juga mengimbau pemerintah desa Klapagading Wetan dan Desa Bantar agar menahan diri serta mengingatkan warganya untuk menghormati proses perdamaian.

“Kami minta semua pihak menahan diri dan menghargai proses perdamaian agar tidak muncul persoalan baru di kemudian hari,” tambahnya.

Ia menyebutkan, pertemuan lanjutan dengan keluarga korban masih menunggu kepulangan korban yang saat ini sedang beraktivitas berdagang di Pasar Wangon.

Sebelumnya, beredar kabar sejumlah anggota Linmas berencana melakukan aksi damai ke Polsek Wangon. Aksi tersebut dipicu oleh laporan korban yang menuding adanya penganiayaan dan pengeroyokan dalam insiden tersebut.

Selain memfasilitasi mediasi, aparat keamanan juga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik. Personel dari Polresta Banyumas, TNI, dan Satpol PP tampak berjaga di sekitar rumah Kepala Dusun Supono serta Balai Desa Bantar sebagai langkah antisipasi atas potensi unjuk rasa dan kerumunan massa.

Hingga Senin sore, situasi di Desa Bantar terpantau kondusif. Aparat tetap bersiaga sambil memantau perkembangan proses mediasi dan rencana perdamaian demi memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Wangon dan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.