UIN Saizu Perkuat Kerja Sama Islamic Studies dengan Tunisia, Buka Peluang Beasiswa S2 dan S3 bagi Alumni

oleh Tim Redaksi
3 pembaca

PURWOKERTO, purwokerto.info – Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus melanjutkan agenda internasionalisasi kampus. Pada Kamis, 5 Februari 2026, UIN Saizu menggelar pertemuan strategis dengan Duta Besar Tunisia untuk Indonesia, His Excellency Mr. Mohamed Trabelsi.

Pertemuan ini guna membahas penguatan kerja sama akademik di bidang Islamic Studies. Pertemuan yang berlangsung pada pukul 13.00–14.30 WIB tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Saizu Prof. Suwito dan Direktur International Office UIN Saizu Dr. Mohamad Sobirin.

Diskusi difokuskan pada peluang kolaborasi antara UIN Saizu dan perguruan tinggi terkemuka di Tunisia. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana kerja sama UIN Saizu dengan Zaituna University, salah satu universitas tertua di dunia, serta Qarawiyun University.

Kedua institusi tersebut dikenal memiliki reputasi kuat dalam pengembangan kajian keislaman, keilmuan klasik, dan pemikiran Islam moderat. Kerja sama dirancang untuk memperkuat bidang Islamic Studies, sekaligus memperluas akses akademik internasional bagi sivitas akademika UIN Saizu.

Pembahasan kerja sama mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari kolaborasi akademik, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan riset bersama. Salah satu poin strategis yang mengemuka adalah peluang studi lanjut bagi alumni UIN Saizu pada jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di Tunisia.

Selain itu, kedua pihak juga membahas kemungkinan dukungan beasiswa yang akan dimasukkan dalam kerangka nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama jangka panjang.

Direktur International Office UIN Saizu, Dr. Mohamad Sobirin, menilai kerja sama dengan Tunisia memiliki nilai strategis bagi penguatan posisi UIN Saizu di kancah internasional. “Tunisia memiliki tradisi akademik Islam yang sangat kuat. Kerja sama ini akan memperkaya pengembangan Islamic Studies di UIN Saizu sekaligus membuka akses global bagi alumni,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Suwito menegaskan harapannya agar seluruh proses kerja sama dapat berjalan lancar dan segera diwujudkan dalam bentuk program konkret. “Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi dapat segera diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Pihak Kedutaan Besar Tunisia menyambut positif inisiatif UIN Saizu dan menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi komunikasi dengan universitas mitra di Tunisia, sehingga rencana kerja sama dapat direalisasikan secara efektif.

Melalui langkah ini, UIN Saizu semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang aktif membangun jejaring global serta membuka peluang akademik internasional bagi mahasiswa dan alumni.