Catatan Bakti PK IMM Insan Kamil di Desa Sirau, Karangmoncol, Purbalingga

Internalisasi Nilai Ikatan dan Penguatan Kesadaran Sosial Lewat Follow Up DAD 2026

PURWOKERTO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Insan Kamil PGSD UMP periode 2025/2026 sukses menggelar kegiatan Follow Up Darul Arqam Dasar (DAD) Kader Baru Tahun 2026 selama tiga hari, 6–8 Februari 2026, di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kader dan jajaran pimpinan komisariat sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

Mengusung tema “Internalisasi Nilai Ikatan dan Penguatan Kesadaran Sosial”, Follow Up DAD menjadi ruang belajar aplikatif bagi kader IMM untuk menerapkan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, dan sosial kemasyarakatan yang telah diperoleh pada DAD November lalu. Selama berada di Desa Sirau, kader tidak hanya belajar berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata melalui program-program yang menyentuh kebutuhan warga.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PK IMM Insan Kamil periode 2025/2026, Fadityo Prihantoro Pratama, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sirau atas izin, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan.

“Dengan terselenggaranya Follow Up DAD ini, saya berharap seluruh kader IMM Insan Kamil dapat mengamalkan nilai-nilai intelektualitasnya kepada masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Randhitya Pangestu, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang untuk menguatkan aspek sosial, pendidikan, dan ekonomi kreatif lokal. Di antaranya:

Pelatihan pembuatan sapu bersama Immawati sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif warga,

Pengecatan ruang kelas Madrasah Diniyah,

Perbaikan fasilitas toilet masjid,

 Kerja bakti lingkungan.

Tak hanya itu, program IMM Mengajar juga menjadi daya tarik tersendiri. Kader memberikan pendampingan belajar bagi santri TPQ, mengadakan perlombaan edukatif yang memacu keceriaan anak-anak Desa Sirau, senam pagi bersama warga, serta malam tasyakuran (tumpengan) sebagai simbol eratnya silaturahmi dan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.

Kepala Desa Sirau, Bapak Dirun, menyampaikan dukungan penuh atas kegiatan tersebut.

“Pendidikan memiliki kedudukan penting dalam membentuk generasi berakhlak. Kami mendukung penuh kegiatan mahasiswa IMM dan berharap ilmu ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.

Senada dengan itu, Bapak Dirin selaku Penanggung Jawab Madrasah Diniyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi keilmuan dan dedikasi para kader IMM untuk para santri.

Follow Up DAD kali ini bukan sekadar penutup rangkaian formal kaderisasi, melainkan langkah konkret menghadirkan IMM sebagai gerakan intelektual yang membumi—hadir, bekerja, dan bertumbuh bersama masyarakat. Harapannya, sinergi antara kader IMM Insan Kamil dengan warga Desa Sirau dapat terus berlanjut dan melahirkan kolaborasi-kolaborasi kebaikan di masa mendatang.

(Adt/Chy)