PURWOKERTO — PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mematangkan persiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah inspeksi langsung jalur perkeretaapian menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) oleh jajaran direksi, termasuk di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto yang masuk dalam jalur selatan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengungkapkan Inspeksi ini bertujuan memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana keselamatan perkeretaapian, agar layanan angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kereta inspeksi ini kami jalankan di dua rute, yaitu jalur utara dan jalur selatan. Untuk wilayah Purwokerto masuk jalur selatan, dengan lintasan dari Bandung–Purwokerto hingga Surabaya,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Purwokerto, Selasa 10 Februari 2026.
Tak hanya internal KAI, kegiatan inspeksi ini juga melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, sebagai bentuk sinergi memastikan standar keselamatan dan pelayanan publik tetap terjaga selama periode angkutan Lebaran.
Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Penumpang
Dalam tinjauan tersebut, direksi KAI juga meninjau langsung progres perbaikan dan peningkatan fasilitas stasiun, khususnya di Stasiun Purwokerto. Sejumlah pekerjaan yang telah dan sedang dilakukan antara lain peninggian peron dan perpanjangan peron.
“Peninggian peron dilakukan agar penumpang dapat naik dan turun dari kereta dengan lebih aman, tanpa perlu menggunakan alat bantu tambahan. Peron dibuat sejajar dengan lantai kereta demi kenyamanan dan keselamatan,” jelasnya.
Selain Stasiun Purwokerto, peningkatan fasilitas serupa juga dilakukan di Stasiun Maos, sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto.
21 Perjalanan KA Disiapkan, Target Penumpang Naik 6 Persen
Untuk menghadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 21 perjalanan kereta api per hari, yang terdiri dari 19 KA reguler dan 2 KA tambahan.
Dua kereta api tambahan tersebut melayani:
KA Tambahan Sawunggalih Selatan relasi Kutoarjo–Surabaya Gubeng
KA Tambahan Fajar Utama relasi Kutoarjo–Pasar Senen
KAI memproyeksikan adanya kenaikan jumlah penumpang sebesar 6 persen dibandingkan angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung 22 hari, mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, kapasitas tempat duduk yang disiapkan mencapai sekitar 258.000 penumpang.
Selain fokus pada Lebaran, KAI juga melakukan persiapan khusus menghadapi libur panjang Imlek. Sejumlah stasiun besar, seperti Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Kroya, dihiasi dengan ornamen bertema Imlek.
“Harapannya, penumpang yang bepergian pada masa libur Imlek tidak hanya mendapatkan layanan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga pengalaman perjalanan yang berbeda dengan nuansa tematik di stasiun,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, KAI optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjadi moda transportasi andalan masyarakat selama libur Imlek dan Angkutan Lebaran 2026.
