PURWOKERTO – Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti secara simbolis menyerahkan kendaraan dinas operasional kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas pada Rabu (21/1/26)
Bantuan kendaraan merupakan hibah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto dengan merk Isuzu Elf tahun 2012
Wabup Lintarti menuturkan, di tengah dinamika masyarakat yang semakin beragam, peran FKUB menjadi sangat penting sebagai ruang dialog dan komunikasi berbagai persoalan sosial keagamaan secara bijak dan berkeadilan
“FKUB tidak hanya berperan dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat toleransi dan persatuan,” ujarnya
Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Banyumas menyambut baik hibah kendaraan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan peran dan kinerja FKUB
Sarana ini diharapkan dapat menunjang kelancaran mobilitas FKUB dalam menjalankan tugas koordinasi, pembinaan serta pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas
“Saya berharap hibah kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan efektivitas jangkauan kegiatan FKUB,” tuturnya
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua FKUB Banyumas, Supani menjelaskan, kendaraan operasional nantinya akan diperuntukan untuk menunjang kegiatan FKUB dengan cakupan 27 Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) yang memperlukan koordinasi dengan baik
“Tentunya menunjang dalam proses itu. Apalagi kita juga ada beberapa program seperti kegiatan FKUB Goes to School, Lintas Iman Mahasiswa, Siswa Lintas Iman dan masih banyak lagi,” ungkapnya
Ia meyakini, dengan adanya mobil operasional ini maka kegiatan-kegiatan tersebut dapat semakin berjalan dengan optimal dan memberikan dampak pada kegiatan sosial keagamaan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto Christoveny juga meyakini bahwa fungsi dari FKUB sangat signifikan dan penting dalam menciptakan kerukunan umat beragama
“Penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, memajukan ekonomi daerah
dan juga menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya
Ia berharap, kendaraan operasional dapat seoptimal mungkin untuk
pelayanan kepada masyarakat dan menciptakan stabilitas dan harmonisasi dalam masyarakat
Ni Pembayun
