PURWOKERTO – Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Hermika Suryani Harianja, meraih Juara 2 cabang Lomba Puisi Edukasi dan Orasi Kesehatan dalam ajang The 5th Indonesian Public Health Olympiad (IPHO) 2026. Melalui puisi, mahasiswa Kesehatan Masyarakat tersebut mengangkat isu kesehatan lingkungan di tengah perkembangan industri.
Kompetisi yang diselenggarakan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) itu berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada 29–30 Oktober 2026. Ajang ini diikuti mahasiswa kesehatan masyarakat dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan komunikasi dalam menyampaikan isu kesehatan.
Dalam perlombaan tersebut, Hermika yang akrab disapa Mika membawakan puisi berjudul “Napas untuk Indonesia Emas”. Karya itu menyoroti hubungan antara pembangunan ekonomi, industrialisasi, kualitas lingkungan, dan kesehatan masyarakat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Mika mengambil latar perkembangan industri nikel di Morowali, Sulawesi Tengah. Melalui puisinya, ia menyoroti persoalan kesehatan lingkungan yang dapat menyertai aktivitas industri, terutama pencemaran udara dan risiko gangguan kesehatan pernapasan.
“Puisi yang saya bawakan mengambil latar perkembangan industri nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan menyoroti tantangan kesehatan lingkungan yang dapat menyertai aktivitas industri, khususnya pencemaran udara dan risiko gangguan kesehatan pernapasan,” ungkap Mika.
Ia ingin menyampaikan bahwa kemajuan pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri. Aspek kualitas lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat juga perlu menjadi perhatian.
Pesan tersebut sekaligus menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif, peningkatan literasi kesehatan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Dalam persiapannya, Mika mendapat pendampingan dari dua dosen Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Unsoed, yakni Nur Intan Kartika Sari, S.Tr.Keb., M.P.H. dan Nabela Putri Yanuari, S.K.M., M.Kes.
Prestasi ini menunjukkan bahwa pesan kesehatan masyarakat dapat disampaikan melalui beragam medium, termasuk seni dan komunikasi kreatif. Puisi menjadi salah satu cara untuk mengangkat persoalan kesehatan agar lebih dekat dengan masyarakat.
Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa Unsoed lainnya untuk mengembangkan potensi, mengikuti kompetisi, dan menghadirkan gagasan kreatif dalam merespons berbagai persoalan kesehatan.