YOGYAKARTA – SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 dengan membawa modal besar berupa capaian 1.196 prestasi yang diraih selama satu tahun ajaran. Peluncuran tersebut digelar melalui Seminar Bimbingan dan Konseling (BK) yang diikuti guru BK SMP dan MTs negeri maupun swasta se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (3/8/2026), di Grha As Sakinah SMA Muhi.
Acara ini tidak hanya menjadi pembukaan resmi SPMB, tetapi juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara SMA Muhi dengan para guru BK sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi pendidikan kepada calon peserta didik dan orang tua.
Launching SPMB dilakukan oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, H. Gita Danu Pranata, S.E., M.M., didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikpora DIY, Tukiman, S.Pd., M.T. Turut hadir Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., para kepala sekolah SMP/MTs, guru BK, serta tamu undangan dari berbagai wilayah di DIY.
Rangkaian kegiatan berlangsung semarak, diawali hiburan praacara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, sambutan para pejabat, pemaparan sistem penerimaan murid baru dan informasi beasiswa, hingga seminar BK yang berlangsung interaktif.
Sekolah Unggul dengan Segudang Prestasi
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Herynugroho, mengatakan SMA Muhi terus bertransformasi menjadi sekolah unggul yang mengintegrasikan prestasi akademik, karakter Islami, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi internasional.
Menurutnya, pada tahun 2026 SMA Muhi ditetapkan sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi sekaligus menjadi sekolah model dalam implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
“Budaya prestasi terus kami bangun. Selama Tahun Ajaran 2025/2026, siswa SMA Muhi berhasil meraih sebanyak 1.196 prestasi, sementara 99 persen lulusan diterima di berbagai perguruan tinggi favorit di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.
Selain itu, SMA Muhi juga menyandang predikat Sekolah Unggul Utama Tingkat Nasional dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menjadi Sekolah Model SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) dan Pelajar Tangguh Bencana, serta memperoleh penghargaan Muhi Smart School dari Dinas Dikpora DIY sebagai sekolah dengan penerapan teknologi informasi dan komunikasi terbaik.
Herynugroho menjelaskan, penguatan kompetensi global siswa juga dilakukan melalui program TeachCast with Cambridge serta Cross Culture Collaboration dengan sekolah dan perguruan tinggi di berbagai negara, antara lain Inggris, Taiwan, Spanyol, Korea Selatan, Australia, Turki, Jepang, Malaysia, Thailand, Singapura, Uni Emirat Arab, hingga China.
Ia menambahkan, proses pendaftaran SPMB dapat diakses masyarakat dari seluruh Indonesia secara daring dan real-time melalui laman resmi sekolah.
Kuota 432 Murid, Pendaftaran Dibuka Bertahap
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan SMA Muhi, Edo Lestari, M.Psi., memaparkan bahwa pada Tahun Ajaran 2027/2028 sekolah menyediakan kuota sebanyak 432 murid.
Kuota tersebut terdiri atas 396 murid untuk Program Kelas Reguler yang terbagi dalam 11 rombongan belajar serta 36 murid untuk Program Kelas GAC-ACT.
Tahapan seleksi dimulai melalui Jalur Khusus (Inden) yang dibuka pada 3 Agustus hingga 11 September 2026.
Selanjutnya, Gelombang I berlangsung pada 12 Oktober–20 November 2026, Gelombang II pada 4 Januari–19 Februari 2027, dan Gelombang III pada 5 April–7 Mei 2027.
Edo mengingatkan masyarakat agar segera mendaftar karena proses penerimaan dapat ditutup lebih awal apabila kuota telah terpenuhi.
Sediakan Jalur Prestasi dan Beasiswa
Selain jalur reguler, SMA Muhi juga membuka berbagai jalur penerimaan bagi siswa berprestasi.
Sekolah menyediakan Jalur Prestasi Umum, serta Seleksi Beasiswa Akademik dan Beasiswa Basket sebagai bentuk apresiasi terhadap calon peserta didik yang memiliki kemampuan unggul di bidang akademik maupun olahraga.
Menurut Edo, pembukaan jalur basket tidak lepas dari prestasi tim basket SMA Muhi yang terus berkembang sehingga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi secara berkelanjutan.
Ia menegaskan seluruh proses seleksi diselenggarakan secara objektif, transparan, dan akuntabel untuk menjaring calon peserta didik terbaik yang memiliki potensi akademik, karakter Islami, dan semangat berprestasi.
PWM DIY Apresiasi Budaya Mutu SMA Muhi
Wakil Ketua PWM DIY, H. Gita Danu Pranata, menyampaikan apresiasinya atas perkembangan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang dinilai terus menunjukkan peningkatan kualitas dari tahun ke tahun.
Menurutnya, keberhasilan meraih 1.196 prestasi dalam satu tahun ajaran, ditunjuk sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi, hingga berbagai penghargaan nasional menjadi bukti bahwa SMA Muhi berhasil membangun budaya mutu yang kuat.
“Saya berharap prestasi ini terus dipertahankan sehingga SMA Muhi semakin menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya,” ujarnya.
Peresmian launching SPMB secara simbolis kemudian dilakukan sebagai penanda dimulainya rangkaian penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2027/2028.
Seminar BK Bahas Tantangan Generasi Alpha
Usai peluncuran SPMB, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Bimbingan dan Konseling yang menghadirkan dua narasumber nasional.
Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. membawakan materi bertajuk “Generasi Alpha: Tantangan Psikologis dan Harapan Baru Pendidikan.” Ia mengulas karakter Generasi Alpha yang tumbuh di tengah era digital dengan tantangan psikologis yang semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan pendidikan yang adaptif dan humanis.
Sementara itu, Prof. Dr. Uman Suherman AS., M.Pd. menyampaikan materi “Future Counselor; dari Pendampingan menuju Pemberdayaan Generasi Alpha.”
Ia menekankan bahwa guru BK masa kini harus mampu bertransformasi menjadi fasilitator yang memberdayakan potensi peserta didik, membangun karakter, membantu perencanaan karier, sekaligus menyiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.
Melalui peluncuran SPMB yang dipadukan dengan seminar BK, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berharap kemitraan dengan guru BK SMP dan MTs se-DIY semakin erat sehingga informasi mengenai sistem penerimaan murid baru, program unggulan, serta peluang beasiswa dapat menjangkau lebih banyak calon peserta didik dan orang tua.