Kontingen UIN Saizu Sabet Medali Emas Cabang Lomba Da’i PORSI JAWARA II Lewat Dakwah Ekoteologi

PEKALONGAN – Kontingen Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Zacky Ferdianto, berhasil menyabet Juara 1 Cabang Lomba Da’i pada Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Sabtu (12/9/2026).

Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah itu berhasil memboyong Medali Emas dan menjadi yang terbaik setelah bersaing dengan 17 peserta dalam cabang Lomba Da’i. Dalam kompetisi tersebut, dia tampil sebagai peserta nomor urut 5 dengan mengangkat tema “Ekoteologi: Merawat Bumi, Menjaga Iman.”

Melalui materi dakwah yang disampaikannya, Zacky mengajak peserta dan masyarakat melihat kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya sebagai persoalan sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab dan keimanan seorang muslim. Materi tersebut disampaikan dengan berlandaskan Al-Qur’an dan hadis, kemudian dikaitkan dengan kearifan lokal serta kondisi lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Menurut Zacky, persoalan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai keislaman. Karena itu, menjaga bumi dapat menjadi bagian dari implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Pemilihan tema ekoteologi menjadi salah satu upaya Zacky menghadirkan materi dakwah yang relevan dengan persoalan kekinian. 

Dia tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menghubungkannya dengan realitas kehidupan masyarakat. Pendekatan tersebut membuat dakwah tidak berhenti pada penyampaian dalil, tetapi mendorong audiens untuk memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Zacky mengaku bersyukur dan bahagia dapat mengikuti PORSI JAWARA II, sekaligus bertemu dengan para peserta dari berbagai perguruan tinggi yang menurutnya memiliki kemampuan luar biasa. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bahagia bisa mengikuti PORSI JAWARA serta bertemu dan berproses bersama peserta-peserta yang luar biasa,” ujar Zacky.

Dia menyebut keberhasilan meraih Juara 1 tidak terlepas dari ikhtiar, doa, serta dukungan berbagai pihak, terutama orang tua, guru, teman-teman, dan pihak lain yang selama ini memberikan dukungan. Bagi Zacky, Medali Emas tersebut bukan menjadi akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dakwah. “Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berdakwah dengan lebih baik,” katanya.

Prestasi Zacky sekaligus menambah deretan capaian prestasi mahasiswa UIN Saizu dalam ajang PORSI JAWARA II. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Dakwah tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berkompetisi dan berprestasi dalam bidang dakwah di tingkat nasional.

Melalui prestasi tersebut, Zacky berharap semakin banyak generasi muda yang berani berdakwah dengan cara kreatif, relevan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa dakwah dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan keislaman sekaligus merespons berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, termasuk isu lingkungan.

Medali Emas PORSI JAWARA II tersebut juga menambah panjang daftar prestasi Zacky di bidang dakwah dan public speaking. Sebelum menjadi juara di UIN Gus Dur Pekalongan, mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto tersebut telah mengikuti berbagai kompetisi tingkat regional hingga nasional.

Pada 2025, Zacky berhasil meraih Juara 1 Lomba Da’i LAFESDA se-Jawa di UIN Salatiga, kemudian meraih Juara 2 Lomba Da’i Islamic Contest Tingkat Nasional di Jember serta Juara 3 Lomba Pidato Ramadhan Tingkat Nasional UPI Bandung.

Memasuki 2026, torehan prestasinya semakin beragam. Zacky meraih Juara 3 Lomba Stand Up Comedy Tingkat Nasional UGM, Juara Konten Ramadhan, Juara 3 Lomba Da’i Nasional KRNH UNS, serta Juara 2 Lomba Da’i Provinsi UGM. Dia juga berhasil meraih Juara 1 Lomba Da’i Nasional UIN Pekalongan dan Juara 1 Lomba Da’i Nasional UIN Kudus.

Tidak hanya pada cabang dakwah, Zacky turut menunjukkan kemampuannya dalam kompetisi keislaman lainnya. Dia berhasil meraih Silver Medal Cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) pada 4th SEIBA International Festival 2026 di UIN Imam Bonjol Padang.

Deretan capaian tersebut memperlihatkan konsistensi Zacky dalam mengembangkan kemampuan berdakwah, berbicara di depan publik, sekaligus menyampaikan pesan-pesan Islam melalui pendekatan yang kreatif dan relevan.