Pelindo Salurkan Bantuan Bus TJSL dan Beri Kuliah Umum AI di UMP

PURWOKERTO – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jumat (30/10/2026). Selain penyerahan bantuan berupa kendaraan bus, Pelindo juga menggelar kuliah umum mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Kegiatan berlangsung di Aula A.K. Anshori, Kantor Pusat Lantai 3 Kampus I UMP. Kuliah umum menghadirkan Group Head Keberlanjutan Korporasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Usman Saroni, sebagai narasumber, serta Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso.

Mengangkat tema pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam pemaparannya bertajuk “Meningkatkan Produktivitas Kerja dengan AI”, Usman Saroni menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan telah mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya menguasai keterampilan digital dasar, tetapi juga perlu memiliki kemampuan memanfaatkan AI, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkolaborasi dengan teknologi.

“AI bukan sekadar teknologi baru, tetapi pengungkit produktivitas dan daya saing. Teknologi ini bukan untuk menggantikan manusia, melainkan meningkatkan kemampuan manusia dalam bekerja dan menghasilkan sesuatu yang lebih besar,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi Usman.

Ia menjelaskan, AI dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan, meningkatkan kualitas hasil, menganalisis informasi, hingga mendukung lahirnya inovasi. Namun, penggunaannya tetap membutuhkan peran manusia dalam memberikan arahan, mengambil keputusan, dan memverifikasi hasil yang dihasilkan teknologi.

Usman juga memaparkan enam tahapan pemanfaatan AI dalam pekerjaan, mulai dari mengembangkan ide, menyusun rancangan, memperkaya detail, membuat prototipe, mengembangkan produk, hingga menerapkan dan menguji hasilnya.

Menurutnya, tahapan tersebut dapat diterapkan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, melakukan penelitian, mengembangkan inovasi, hingga merintis usaha berbasis teknologi.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso mengapresiasi dukungan Pelindo terhadap pengembangan pendidikan tinggi melalui program TJSL dan kegiatan berbagi pengetahuan dengan sivitas akademika.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pelindo atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Bantuan TJSL ini merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi pengembangan pendidikan di UMP. Terlebih, Pelindo juga hadir memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai perkembangan teknologi yang saat ini menjadi kebutuhan dunia kerja,” ujar Jebul.

Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan akademik, penguasaan teknologi, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja.

Jebul berharap kerja sama UMP dan Pelindo dapat terus berkembang, tidak hanya melalui bantuan pendidikan dan kuliah umum, tetapi juga dalam penguatan kompetensi mahasiswa serta pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.