PPP Banyumas Perkuat Kedekatan dengan NU, Balqis Berharap Sinergi Berkelanjutan

BANYUMAS – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kedekatan historis dan basis sosial yang saling beririsan. Semangat untuk merawat kedekatan tersebut mengemuka dalam silaturahmi jajaran pengurus DPC PPP Banyumas dengan PCNU Banyumas, Sabtu (31/10/2026). Pertemuan yang dipimpin Ketua DPC PPP Banyumas, Syarifah Balqis Fadilah atau Ipeh, itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan membuka peluang sinergi antara kedua pihak.

Dalam kunjungan tersebut, Ipeh didampingi Sekretaris DPC PPP Banyumas, Miftahussurur, beserta sejumlah pengurus. Ia menjelaskan, silaturahmi tersebut memiliki tiga agenda utama, yakni memperkenalkan kepengurusan baru DPC PPP Banyumas, memohon doa restu dan dukungan bagi perjalanan organisasi ke depan, serta membangun komitmen kerja sama dengan NU.

“Kami ingin memperkenalkan kepengurusan DPC PPP Banyumas yang baru sekaligus memohon doa restu agar PPP ke depan semakin kokoh dan berkembang. Kami juga berharap hubungan dengan NU dapat terus terjalin melalui sinergi yang baik,” ujar Ipeh.

Menurut Ipeh, hubungan antarlembaga perlu dirawat melalui komunikasi yang terbuka dan silaturahmi yang berkelanjutan. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal untuk membangun hubungan yang lebih erat, sekaligus membuka ruang bagi kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat Banyumas. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus dipelihara dalam berbagai kesempatan.

Sekretaris DPC PPP Banyumas, Miftahussurur, menilai kedekatan PPP dan NU tidak dapat dilepaskan dari hubungan sosial yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat. Ia menyebut banyak konstituen PPP berasal dari kalangan kader maupun warga Nahdlatul Ulama. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan penting bagi kedua pihak untuk menjaga komunikasi dan membangun hubungan yang saling menguatkan.

“PPP dan NU bukanlah orang lain. Akar sosial kita memiliki kedekatan, dan banyak konstituen PPP berasal dari kalangan warga Nahdliyin. Karena itu, kerja sama dan saling mendukung sangat dibutuhkan untuk menjaga hubungan baik serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” kata Miftahussurur.

Ia berharap kedekatan tersebut dapat menjadi modal untuk membangun komunikasi yang lebih produktif. Meski memiliki peran dan ruang gerak masing-masing, PPP dan NU dinilai dapat terus menjalin hubungan baik melalui dialog, silaturahmi, dan kegiatan yang sesuai dengan kapasitas masing-masing organisasi. Dengan komunikasi yang terjaga, berbagai peluang kolaborasi dapat dibicarakan secara konstruktif.

Ketua PCNU Banyumas, H. Imam Hidayat, menyambut baik kunjungan jajaran pengurus DPC PPP Banyumas. Ia berharap silaturahmi tersebut dapat mempererat hubungan kedua pihak sekaligus membuka kesempatan untuk membangun kerja sama yang saling memberikan manfaat.

“Kami menyambut baik silaturahmi dari pengurus DPC PPP Banyumas. Mudah-mudahan hubungan baik ini terus terjaga dan dapat dikembangkan menjadi sinergi serta kerja sama yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Imam Hidayat.

Melalui pertemuan tersebut, DPC PPP Banyumas berharap kedekatan dengan NU dapat terus terpelihara dan berkembang menjadi sinergi yang berkelanjutan. Sementara itu, harapan PCNU Banyumas agar terbangun kerja sama yang saling menguntungkan menjadi pijakan untuk menjaga komunikasi ke depan. Kedua pihak diharapkan dapat terus merawat silaturahmi dengan tetap menghormati peran dan kemandirian organisasi masing-masing serta mengutamakan kemaslahatan masyarakat Banyumas.