BANYUMAS – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyakit menular, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banyumas menggelar kegiatan skrining tes Tuberkulosis (TBC) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (12/05). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Banyumas dan diikuti oleh sebanyak 100 WBP di lingkungan Rutan Banyumas.
Pelaksanaan skrining dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit TBC di dalam lingkungan rutan. Petugas kesehatan dari Puskesmas Banyumas bersama jajaran pelayanan tahanan Rutan Banyumas melakukan pemeriksaan secara bertahap kepada para WBP, mulai dari pendataan, wawancara kesehatan, hingga pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur medis. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari para warga binaan yang mengikuti pemeriksaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Banyumas, Sigit Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan skrining TBC merupakan bentuk perhatian serius rutan terhadap kesehatan warga binaan. Menurutnya, deteksi dini sangat penting guna mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki tingkat interaksi tinggi antar penghuni.
“Kegiatan skrining ini merupakan langkah preventif yang rutin kami lakukan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan baik sehingga apabila ditemukan indikasi penyakit dapat segera ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Sigit Purwanto.
Salah satu WBP yang mengikuti kegiatan tersebut, berinisial S (30), mengaku merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang diberikan pihak rutan bersama tenaga medis dari Puskesmas Banyumas. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan perhatian nyata terhadap kondisi kesehatan para warga binaan.
“Saya merasa senang karena kesehatan kami diperhatikan. Dengan adanya pemeriksaan seperti ini kami jadi lebih tahu kondisi kesehatan diri sendiri dan bisa lebih waspada menjaga kesehatan selama berada di dalam rutan,” ungkap S.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Ia mengatakan bahwa Rutan Banyumas terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal melalui berbagai program kerja sama dengan instansi terkait.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan. Skrining TBC ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menciptakan lingkungan rutan yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran penyakit menular. Kami juga mengapresiasi dukungan dari Puskesmas Banyumas yang telah bersinergi dalam kegiatan ini,” tutur Anggi Febiakto.
Melalui kegiatan skrining tes TBC tersebut, diharapkan kesadaran para WBP terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Selain itu, sinergi antara Rutan Banyumas dan Puskesmas Banyumas diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung pelayanan kesehatan yang maksimal bagi warga binaan maupun lingkungan rutan secara keseluruhan.